Gelaran Kebaya Nyonya Peranakan di Dewa-Ndaru

post

Memasuki tahun 2011 Dewa-ndaru Culture Resto mempersembahkan Fashion Show Kebaya Imlek Nyonya Peranakan (atau biasa disebut sebagai kebaya encim). Kebaya menjadi salah satu aspek budaya peranakan yang telah ada sejak abad 18.

Berbagai kebaya rancangan ibu Henny Hasyim, peraih UKM Award Jawa Timur 2008, dengan motif bordir sulam maupun bordir kracangan akan ditampilkan oleh beberapa model di lingkungan resto yang asri dengan bangunan khas Tionghoa abad 18.

Kebaya yang  identik dengan baju perempuan jaman dulu kini tampil “lebih muda” dengan motif dan warna yang beragam. Paduan bawahan berupa batik encim dengan warna khasnya tetap cocok dan anggun dikenakan kaum muda.

Penampilan anggun para model dengan kebaya encim full handmade ini menjadi sempurna dengan koreografi oleh Heri Lentho dan pembawa acara Supali, ikon lawak ludruk asal Mojokerto. Di sela pagelaran kebaya encim, Supali yang juga piawai bernyanyi ini akan melakukan jam session dengan grup musik Banana dari Surabaya.

Dewa-ndaru, sebagai salah satu destinasi kuliner pilihan di Surabaya memiliki misi pelestarian  dan kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri. Fashion Show kebaya encim ini diselenggarakan untuk menyambut Imlek 2011 sekaligus menjadi pembuka aktifitas seni budaya di Dewa-ndaru Culture Resto.